Kunjungi 3 Desa, Kacabdiskp Lingga Himbau Nelayan

Kunjungi 3 Desa, Kacabdiskp Lingga Himbau Nelayan

kepulauanriau.net – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau melakukan pengawasan sumberdaya ikan dan aktivitas pelaku usaha perikanan di 3 (tiga) Desa yakni Desa Tanjung Lipat Kecamatan Bakung Serumpun, Desa Mamut dan Desa Baran Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga pada Rabu (25/5/2022).

Pada pertemuan dengan perangkat desa dan nelayan Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga menghimbau agar kapal motor yang dipergunakan nelayan pergi kelaut untuk diberi nama dan tertulis dikapalnya masing-masing dengan nomor registrasi tanda daftar kapal perikanan (TDKP) sebagai indentitas kapal yang telah memiliki dokumen TDKP sehingga ketika terjadi musibah saat pergi melaut para petugas mudah mengenali pemilik kapal.

” Sampai saat ini Cabang Dinas memantau untuk wilayah Lingga masyarakat nelayan yang memiliki kapal motor belum begitu antusias dalam memberi label nama pada kapal motornya, jika memang kesulitan untuk membeli cat, boleh sampaikan ke cabang dinas dan cabang dinas bisa membantu memberikan cat untuk penulisan nama kapal di kapal motornya agar kedepan mudah bagi kita dalam mengakses kepemilikan kapal motor dan juga akan sangat bermanfaat bagi nelayan jika mengalami musibah pada saat pergi kelaut”. Ujar Naskarwandi Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga.

Kacabdiskp Lingga menyerahkan dokumen TDKP Nelayan kepada perwakilan Desa Tanjunglipat.

Sebagai salah satu desa penyangga perikanan tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau melalui Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga berharap kepada Kepala Desa untuk mengdata jumlah nelayan di desanya masing-masing agar kebutuhan terhadap BBM solar subsidi terakumulasi dan mempermudah dalam proses perencanaan pembangunan sentra perikanan tangkap.

“Kepala DKP Kepri Bapak Arif Fadillah senantiasa menyampaikan kepada saya untuk tertibnya administrasi dokumen pelaku usaha perikanan, karena itu kita mengingatkan kepada kepala desa agar sudah mulai mendata penduduknya yang bermata pencaharian sebagai nelayan tangkap maupun pembudidaya ikan lengkap dengan sarana prasarana pendukungnya, bagi yang belum memiliki dokumen izin untuk segera diurus kepada Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga, karena semua dimulai dengan data yang lengkap dan terintegrasi untuk seluruh indonesia, guna mempermudah dalam proses perencanaan maupun kebutuhan akan bahan bakar minyak”. Tambah Naskarwandi.

Kegiatan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga diakhiri dengan melakukan kunjungan keramba jaring apung dan tancap milik kelompok pembudidaya ikan.(redkepulauanrian.net)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.