Anggota DPRD Kepri dan Cabdis KP Lingga Tinjau Lokasi Kampung Budidaya Lingga

Anggota DPRD Kepri dan Cabdis KP Lingga Tinjau Lokasi Kampung Budidaya Lingga

kepulauanriau.net – Penetapan 4 (empat) kawasan budidaya laut sebagai kampung budidaya ikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menetapkan Bawal Bintang kawasan Bintan , Ikan Kakap kawasan Batam, Ikan Kerapu kawasan Anambas dan Rumput Laut Kawasan karimun, sementara untuk kawasan Kabupaten Lingga masih dalam tahap pengajuan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau.

Melihat peluang pengembangan sektor perikanan budidaya laut untuk penetapan kampung budidaya, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dapil Bintan-Lingga H.Kamaruddin Ali bersama Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Lingga DKP Kepri Naskarwandi, ST melakukan peninjauan lokasi pada usaha budidaya laut milik masyarakat pulau Rejai, Kamis (20/1/2022).

“Potensi Lingga sangat menjanjikan untuk pengembangan perikanan budidaya laut, kami melihat ada peluang untuk kemajuan sektor perikanan dengan kebijakan KKP untuk menetapkan kawasan pengembangan budidaya ikan laut melalui kampung budidaya, karena itu kami turun bersama OPD terkait untuk melihat lokasi yang pantas untuk diusulkan kepada KKP sebagai Kampung Budidaya untuk kawasan Lingga”, Ujar Anggota DPRD Kepri dapil Bintan – Lingga H. Kamaruddin Ali.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Lingga DKP Kepri mengatakan bahwa Kabupaten Lingga memiliki perairan yang sangat memadai untuk pengembangan budidaya laut maupun budidaya air payau akan tetapi masyarakat luas hanya melihat Lingga sebagai produksi perikanan tangkap.

 

“Perairan Lingga ini terutama untuk kawasan Senayang dan sekitar hampir sama dengan perairan Natuna, jika natuna mampu memberikan produksi ikan kerapu kenapa kabupaten Lingga tidak, hari ini kita tinjau lokasi untuk melihat potensi-potensi perikanan budidaya di Kabupaten Lingga, sebelumnya kita telah mengetahui beberapa lokasi di Lingga seperti di Pulau Benan dengan komoditas teripang telah berhasil melakukan pembesaran, Pulau Mepar dengan Komoditas Kerapu dan Komoditas Air Payau yang telah dikembangkan oleh DKP Lingga dan sekarang kita berada di Pulau Rejai melihat usaha salah satu milik masyarakat dan memberikan apresiasi karena telah panen pada hari ini berjumlah 1 ton untuk dijual dipasaran singapura, selama ini budidaya lingga kurang terekspos sehingga masyarakat luas hanya tau lingga penghasil perikanan tangkap”, Jelas Naskarwandi, ST

Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Lingga akan terus melakukan pembenahan terutama terkait izin usaha pembudidaya ikan dan berharap masyarakat mengajukan permohonan untuk diterbitkan Tanda Pencatatan Usaha Pembudidaya Ikan (TPUPI).

“silahkan langsung datang atau melalui petugas pendamping lapangan untuk mengajukan permohonan TPUPI, semua ini tidak ada biaya yang dipungut dan penting sebagai data pembudidaya ikan, jika tidak ada TPUPI maka kementerian menganggap Lingga tidak memiliki usaha pembudidaya ikan”, Tambah Naskarwandi.

Peninjauan lokasi juga untuk melihat potensi pengembangan komoditas Ikan Kakap  di Lingga karena pembenihan ikan kakap putih telah berhasil di produksi oleh Balai Benih Ikan (BBI) Pengujan.

“UPTD BBI Pengujan telah berhasil memproduksi benih ikan kakap, tidak ada salahnya kalau Kepulauan Riau dari mulai benih sampai pembesaran berada di Kepulauan Riau bukan hanya sekedar pembesaran, harapan kita Lingga bisa diusulkan sebagai kampung budidaya dengan komoditas ikan kakap putih, ketika masyarakat luas ingat kakap putih tentu ingat Lingga ”, tutup Kacabdis KP Wilayah Lingga. (redkepulauanriau.net)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.