18 Tahun Sejahterakah Masyarakat Lingga? Ini Kata Kamaruddin Ali

18 Tahun Sejahterakah Masyarakat Lingga? Ini Kata Kamaruddin Ali

kepulauanriau.net, Tanjungpinang – Tepat pada tanggal 20 November 2021, Kabupaten Lingga berusia 18 Tahun sejak disahkannya UU Nomor 31 Tahun 2003, Pembentukan Kabupaten Lingga dalam rangka mewujudkan aspirasi masyarakat lingga, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Kamis,17/11/2021 pada dialog RRI Tanjungpinang mengangkat tema 18 Tahun Kabupaten Lingga Sudah Sejahterakah masyarakat?.

 Salah satu Narasumber dialog H.Kamaruddin Ali, SH tokoh masyarakat Lingga dan juga Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dapil Bintan-Lingga menjelaskan bahwa sampai saat ini pemerintah belum mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lingga  seperti keinginan pembentukan Pemerintah Kabupaten Lingga.

“ tolok ukur kesejahteraan harus dilihat dari aspek jasmani,rohani dan soial kemasyarakatan ketiga inilah menjadi dasar untuk melihat tingkat kesejahteraan masyarakat Lingga, maka saya melihat belum mengarah kepada kesejahteraan yang kita inginkan, kita berharap pemerintah terus memacu dengan berbagai kiat dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lingga’. Jelasnya.

Ketidak berdayaan masyarakat secara politik menjadi salah satu faktor lain masyarakat lingga belum sejahtera, dimana hasil pemilihan kepala daerah mempengaruhi kebijakan dalam pembangunan Lingga, seringkali akses pendidikan,infrastruktur dibangun berdasarkan akses secara politik sehingga terjadinya pola diskriminalisasi pembangunan antar pulau-pulau di Kabupaten Lingga, ini juga faktor belum sejahteranya masyarakat Lingga, Tambahnya.

 “perbedaan pilihan pada proses pemilihan kepala daerah kemaren akan menjadi suatu hal yang tidak meng-enakkan bagi suatu daerah dengan daerah lain dalam proses kesejahteraan masyarakat Lingga, pengangguran juga bertambah akibat pemberhentian tenaga honor secara sporadis akibat dari proses politik pada pilkada kemaren”ungkap wak den panggilan sehari-hari H.Kamaruddin Ali.

Sementara itu wak den menyoroti pembangunan pertanian di Kabupaten Lingga harus dilakukan kajian ulang dari sisi budaya,geografis dan sumberdaya manusia sehingga konsep pembangunan masyarakat menjadi terarah.

Kamaruddin Ali berharap kedepan Kepala Daerah Kabupaten Lingga untuk tidak membangun Lingga berdasarkan like dan dislike,pembangunan lingga harus dirasakan menyeluruh bagi kesejahteraan masyarakat Lingga, buka akses pendidikan,trasportasi dan ekonomi untuk mendukung kesejahteraan Lingga. (red)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.